Fenomena Tren Edit Foto 'Brave Pink Hero Green', Begini Cara Ikutannya



Dalam beberapa waktu terakhir, jagat media sosial tengah diramaikan dengan tren edit foto yang diberi nama "Brave Pink Hero Green". Tren ini menampilkan foto dengan nuansa warna merah muda (pink) dan hijau yang mencolok, sehingga menciptakan kesan unik sekaligus estetik. Banyak pengguna platform digital berlomba-lomba membuat hasil editan mereka agar bisa tampil menarik dan tidak ketinggalan arus populer yang sedang viral.

Tren ini awalnya muncul dari kreator konten internasional yang memadukan efek warna kontras pada foto. Perpaduan pink dan hijau dianggap sebagai simbol ekspresi bebas, keberanian dalam menampilkan diri, sekaligus estetika visual yang berbeda dari biasanya. Hanya dalam hitungan hari, gaya edit ini menyebar luas hingga masuk ke kalangan anak muda Indonesia, terutama pengguna Instagram, TikTok, hingga X (Twitter).

Untuk mengikuti tren ini, pengguna tidak memerlukan perangkat atau aplikasi yang rumit. Cukup dengan aplikasi edit foto populer seperti Lightroom, VSCO, PicsArt, atau bahkan fitur bawaan dari smartphone. Salah satu teknik yang digunakan adalah menambahkan filter warna pink dan hijau pada area tertentu, kemudian mengatur tingkat kecerahan, kontras, serta saturasi agar hasilnya terlihat menonjol.

Selain itu, banyak tutorial singkat bertebaran di TikTok maupun YouTube yang membimbing pengguna langkah demi langkah. Beberapa di antaranya menggunakan preset khusus yang sudah tersedia secara gratis maupun berbayar, sehingga pengguna tidak perlu mengatur manual dari awal. Hanya dengan sekali klik, nuansa "Brave Pink Hero Green" bisa langsung muncul di foto.

Bagi sebagian orang, tren ini bukan hanya soal estetika visual, melainkan juga cara untuk mengekspresikan identitas diri di dunia digital. Warna pink dianggap melambangkan kelembutan sekaligus keberanian, sedangkan hijau dipandang sebagai simbol kekuatan, ketenangan, serta harapan. Perpaduan keduanya menciptakan narasi visual yang unik dan mudah menarik perhatian warganet.

Namun, meskipun tren ini sedang naik daun, para pakar digital mengingatkan agar pengguna tetap menjaga orisinalitas dalam berkarya. Alih-alih hanya ikut-ikutan, lebih baik menjadikan tren sebagai inspirasi untuk menyalurkan kreativitas dengan ciri khas masing-masing. Dengan begitu, konten yang dibuat tidak hanya sekadar mengikuti arus, melainkan juga memberi sentuhan personal yang lebih autentik.

Next dengan Timer

Tak dapat dipungkiri, fenomena viral semacam ini kerap menjadi penanda dinamika budaya digital anak muda. Dari sekadar editan foto, tren bisa berkembang menjadi gaya hidup yang memengaruhi cara seseorang menampilkan diri di ruang publik virtual. Jadi, apakah kamu sudah mencoba membuat foto dengan gaya "Brave Pink Hero Green"? Jika belum, mungkin ini saat yang tepat untuk ikut meramaikan linimasa media sosialmu dengan karya kreatif hasil tangan sendiri.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama