Indonesia Mengecam Keras Pernyataan Ekspansionis Netanyahu, Tekankan Pentingnya Perdamaian di Timur Tengah



Pemerintah Indonesia menyampaikan kecaman tegas terhadap pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terkait visi ekspansionis yang baru-baru ini diungkapkan di forum internasional. Pernyataan tersebut dinilai sangat berbahaya dan berpotensi memperburuk ketegangan yang sudah ada di kawasan Timur Tengah.

Kementerian Luar Negeri Indonesia menegaskan bahwa setiap bentuk ekspansionisme dan langkah unilateral yang mengancam kedaulatan negara lain tidak bisa diterima dan bertentangan dengan prinsip hukum internasional. "Indonesia mengecam keras pernyataan Netanyahu yang bersifat ekspansionis dan bisa memicu ketidakstabilan di kawasan," ujar juru bicara Kemenlu dalam siaran pers resmi.

Lebih lanjut, Indonesia menekankan pentingnya diplomasi, dialog, dan penyelesaian konflik melalui jalur damai. Negara ini menyerukan semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi, termasuk retorika provokatif yang bisa memicu konflik baru.

Pernyataan Netanyahu yang memunculkan kekhawatiran internasional itu dipandang bertentangan dengan upaya dunia untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di Timur Tengah. Indonesia, sebagai anggota aktif Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komunitas internasional, menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung penyelesaian damai, perlindungan hak asasi manusia, serta kedaulatan negara-negara di kawasan.

Dalam konteks ini, Indonesia juga mendorong keterlibatan organisasi internasional seperti PBB untuk memantau dan merespons langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi. Diplomat Indonesia menegaskan bahwa semua tindakan unilateral yang berpotensi merusak perdamaian harus dihadapi dengan diplomasi aktif dan kerja sama global.

Kemenlu Indonesia menambahkan, pernyataan Netanyahu tidak hanya menimbulkan kekhawatiran di Timur Tengah, tetapi juga di berbagai negara lain yang menekankan pentingnya stabilitas regional. Dengan menekankan prinsip-prinsip perdamaian dan hukum internasional, Indonesia berharap semua pihak dapat kembali ke jalur dialog konstruktif dan menghindari eskalasi yang berbahaya.

Download dengan Timer

Selain itu, pemerintah Indonesia menyerukan komunitas internasional untuk bersatu dalam mengecam segala bentuk ekspansionisme dan agresi yang dapat mengancam perdamaian global. Langkah-langkah preventif, pengawasan diplomatik, dan tekanan internasional dianggap sebagai mekanisme penting untuk memastikan situasi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Sebagai penutup, Indonesia menekankan bahwa perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah adalah tanggung jawab bersama seluruh komunitas global. Negara ini siap terus berperan aktif dalam upaya diplomasi internasional dan mendukung inisiatif yang membawa wilayah tersebut menuju solusi damai yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama